Postingan

Pilkada Serentak 2017, Ekonomi Aman?

Pelaksanaan Pilkada serentak di era pemerintahan Jokowi, selalu menimpulkan suasana yang menggelitik hati. Kesekian kalinya berjalan, tak bisa melepaskan nuansa ketidaknyamanan diantara pihak yang bersaing dan menimbulkan riuh konflik di tengah-tengah masyarakat. Tetapi hal yang menarik dari pilkada di awal tahun ini adalah, figur politik yang dihadirkan mengguncang pilihan masyarakat untuk memilih yang terbaik. Tak pelak, segala taktik pemenangan digalakkan oleh tim sukses untuk memenangkan hati rakyat. Kehidupan sehari-hari rakyat juga dijadikan arena penarik perhatian dengan cara melibatkan aktivitas masyarakat yang berkaitan dengan kesejahteraan. Patut diakui, dewasa ini sejalan dengan perkembangan teknologi, taktik seperti itu hanya sebatas kegiatan pemenangan biasa karena rakyat sudah mengetahui apa akal bulus dibalik semua ini. Kesejahteran masyarakat tidak harus diselesaikan dalam sehari dua hari, karena ini berkaitan dengan pembangunan kemanusiaan yang lebih mandiri dan...

Apa kehebatanmu???

Sesungguhnya dalam kehidupan manusia, siapa yang paling hebat. Para dosen, dokter, penyanyi, hakim, presiden atau justru seorang petani jagung. Sesungguhnya manusia diantara satu dengan lainnya tidak ada yang lebih hebat. Semua mempunyai peranan sendiri dalam mengisi kehidupan manusia. Sesuatu yang terlihat takjub di mata orang lain hanya satu keahlian yang terbentuk oleh sebuah kebiasaan yang berulang-ulang. Tapi kita sebagai manusia sering melupakan hal itu dan menganggap dirinya yang paling hebat. Seolah-olah didunia tanpanya maka kehidupan tidak akan sempurna. Tugas seorang dokter adalah menyembuhkan yang sakit dan kemmpuan menyembuhkan didapat karena mempelajari penyakit tersebut secara berulang-ulang baik melalui buku maupun pengalaman. Seorang pengacara begitu fasih dalam berbicara hukum dan tampak terlihat dimata orang lain tidak ada kasus yang tidak bisa diselesaikan. Semua ini juga didapat dari satu kebiasaannya dalam mempelajari ilmu hukum. Lalu seandainya, dokter dan peng...

Fenomena idealisme katak dalam tempurung (oleh Walneg S. Jas)

Gambar
Kini, banyak mahasiswa terbiasa berpikir dalam pola berpikir sempit. Mereka tidak diarahkan untuk berpikir masa depan. Pola pendidikan Indonesia membentuknya sejak masa sekolah dasar. Rutinitas siswa terikat pada kurikulum dn silabus pendidikan yang telah ditetapkan oleh sekolah. Saat berada di tingkat sekolah dasar, siswa hanya melakukan kegiatan atau mempelajari hal yang memang seharusnya dilakukan dan dipelajari pada tingkat sekolah dasar. Begitu pula saat berada ditingkat sekolah menengah pertama, siswa hanya melakukan kegiatan dan mempelajari hal yang memang  sehrusnya dilakukan dan dipelajari pada tingkat sekolah menengah pertama. Mereka sama sekali tidak berpikir dan tidak diberikan gambaran tentang hal yang akan dialami dan didapatkan dibangku sekolah menengah atas. Tentu hal ini berpengaruh besar pada keberadaanya di bangku kuliah. Mahasiswa berpikir jika berkuliah di jurusan fisika, setelah lulus kelak ia harus mengabdi di bidang kerja yang tidak jauh hubunganny...

TAMPI BERAS (Oneul Mohae)

Gambar
Dalam perkembangan alam yang semakin rusak dan polusi yang meningkat, oknum manusia semakin membuat benteng untuk perlindungannya nanti ketika tiba saatnya bumi dilanda kehancuran. Benteng ini telah lahir dalam bentuk teknologi mapan, pemikiran yang terlalu rasional dan mimpi akan kehidupan yang layak di Mars atau planet lain. Manusia tak bisa lepas dari cita-cita yang harus ia wujudkan, baik itu cita-cita menjadi penguasa, asisten penguasa atau pesuruh penguasa. Penguasa disini adalah mereka yang kelak akan menguasai orang lain atau hal yang bisa jadi andalannya kedepan. Tak bisa dipungkiri, manusia akan melakukan semuanya untuk mencapai cita-cita itu dan itu berdampak pada orang lain yang belum memiliki cita-cita seperti itu. sumber: http://www.flickriver.com/places/Philippines/Central+Visayas/Tampi/ Tulisan kali ini ingin membahas sesuatu yang beda, ketika orang lain memikirkan kemajuan, aku ingin memikirkan salah satu akibat negatif kemajuan itu dan mengangkat itu seb...

Produk Demokrasi: Bigo Live atau Bego Life

Gambar
Sebuah cerita lah ini ya kan, kenapa aku membuat judul tulisan diatas agak norak dan terlihat bodoh. Awal perjalanan sebagai pemakai smartphone, aku diperkenalkan pada banyak aplikasi hiburan yang sangat membantu proses peremajaan diri, diantaranya: BBM, Line, Twitter, Instagram, Path, dll. Semua itu adalah wujud lahirnya kebebasan berpendapat yang tertuang dalam demokrasi dan di semayamkan pada pembuatan aplikasi hiburan tadi sebagai arena pertunjukkan diri. Disini terlihat adanya unsur pemaksaan, dimana masyarakat dengan tanpa terkecuali, miskin kaya harus bisa mencicipi kenikmatan hasil demokrasi ini, dengan mengeluarkan kocekan  gulungan dompet dan mendapatkan apa yang sebenarnya tidak ia butuhkan. Hanya karena dirasa sebagai pemuas keinginan, bukan karena butuh itu sendiri,  masyarakat harus rela mengorbankan diri pada produk-produk itu. Bukan mencoba mengambil posisi sebagai orang ‘kiri’, istilahnya bentuk-bentuk demorasi itu sudah menjadi masalah dalam negeri dala...

Puting dan Proses Penciptaan yang salah?

Gambar
Scriptural Reasoning membahas Teladan Nabi Adam di Taman USU                        Sebuah cerita pendek yang aku baca dari kumpulan cerpen Anak Medan “Ironi-ironi Kehidupan”, telah menjadi ide kali ini untuk menulis-nulis kajian makna yang terkandung didalamnya. Judul dan isinya agak menyelonoh sih, tetapi ada makna tersimpan dari seluruh pengalaman hidup yang secara gamblang dipaparkan dalam cerpen ini. Awal membaca judul sudah sangat tertarik, tetapi dipertengahan aku mendapat sebuah pengalaman unik ketika adanya perbandingan kehidupan antara masyarakat kota dan desa dengan segala onggokan sipenulis tentang pekerjaannya sebagai ‘pelayan birahi’ yang notabene sudah mewabah menjadi hal lazim yang tak bisa dipungkiri lagi. dapat ide setelah baca salah satu cerpennya Penulis ini mencoba menyandingkan kenikmatan pekerjaannya dengan dilema pikiran yang selama in...

Jual Tivi mu di OLX

Gambar
Televisi merupakan sebuah alat penangkap siaran bergambar ( betul gak?, klo salah kita koreksi lagi). Kata televisi berasal dari kata tele yang berarti jauh dan vision berarti tampak. Jadi, televisi  berarti tampak atau dapat melihat dari jauh. Di negara kita ini, televisi bisa disebut dengan TV, tivi, teve atau tipi. Untuk selanjutnya aku pake kata tivi saja, biar agak gimana gitu. Hahaha. Tivi sebenarnya merupakan salah satu media untuk mendapatkan informasi yang cepat, fakta, akurat, dan kabar-kabar yang terjadi diluar dugaan kita. Dia mempunyai fungsi pokok, sebagai sumber informasi dan juga sebagai sumber hiburan. Kalau pun ada berita, kadang dibikin hiburan. Tivi kita sepertinya sudah mulai melenceng dari fungsinya. Hal inilah yang akhirnya mengakibatkan tivi kerap dituding sebagai biang keladi dari permasalahan, seperti anak menjadi malas belajar, cenderung meniru tingkah laku buruk dari apa yang dilihat di tivi, aktivitas fisik anak menjadi berkurang karena lebih ba...